February 13th, 2020

Wanita dan fesyen sememangnya tidak dapat dipisahkan, apabila kita sebut tentang fesyen di kalangan selebriti antara yang paling mendapat perhatian ramai ialah penyanyi Yuna.

yuna beanie

Sering mengenakan gaya terbaru, Yuna merupakan ikon fesyen bagi muslimah di seluruh dunia.

Kalau sebelum ini, dia dikenali degan imej tudung bawal dan turban, kini Yuna bertukar imej lagi dengan menggayakan tudung ‘beanie’ pula.

yuna beanie yuna beanie

Malangnya, penampilan itu mengundang rasa kurang senang netizen dan ramai mempersoalkan gayanya itu boleh menimbulkan fitnah kerana Yuna tidak menutup aurat dengan sempurna, menampakkan bahagian lehernya.

Malah netizen turut meluahkan rasa kecewa dengan perubahan penyanyi itu dan mereka rindu dengan penampilan Yuna yang dahulu, lebih menutup aurat.

yuna fesyen tudung beanie yuna tudung yuna fesyen tudung yuna dikritik

Ada juga yang risau, khuatir jika satu hari nanti Yuna membuat keputusan untuk membuka tudung. Apa-apa pun, kita janganlah fikir negatif dan Yuna hanya sekadar mencuba fesyen baru. Doakan yang baik-baik untuk Yuna agar dia kekal istiqamah.

 

July 30th, 2009

tudung myza

Pandai betul bekas isteri Akhill Hayy, Maizawati Zainal meneruskan kehidupan selepas bergelar J. Sekarang nie Maizawati dah ada tudung jenama sendiri yang diberi nama tudung Myza. Maizawati jual tudung nie secara online jer kat website dia. Kalau nak tengok boleh klik kat sini.

Baguslah jugak Maiza buat macam nie. Nak harap si Akhill bagi nafkah kang terlupa plak. Duit kena carik gak. Mana tau time emergency nanti leh digunakan. Bijak jugaklah Maiza nie. Tak bergantung harap kepada bekas suami dia tue.

Oh ya bercakap pasal tuduhan sihir kepada Waheeda bak kata si Akhill. Maiza cakap daripada dia sibuk-sibuk gi carik bomoh nak menyihir Waheeda, baik dia jaga anak-anak dia. Takder keje nak menyihir nie. Buat habis beras jer. Duit pun habis gak.

Apa-apa pun tahniah kepada Maiza sebab menunjukkan kecekalan dan ketabahan hati seorang wanita. Good luck to you.

P.S: Nampak cokelat gile mata si Maiza nie. Hehehe. Oh ya, esok lah kita cerita pasal pertandingan pengkomen terbanyak tue. Hari nie tak sempat. Tapi yang penting tarikh mula ialah pada 1 Ogos nanti.

July 20th, 2009

marwa al sharbini

Ikhlas kami katakan yang kami jugak hanya tahu mengenai Marwa Al-Sharbini, seorang muslimah yang mati syahid mempertahankan auratnya di German. Terharu betul kitorang baca kisah Marwa. Tambah terharu bila perbandingan dibuat dengan sambutan kematian Michael Jackson. Kami pun salah seorang yang tenggelam dan tak menyedari kematian seorang syuhadah.

Marilah kita sama-sama renung-renungkan kisah Marwa Al-Sharbini dan perbandingan dengan cerita Michael Jackson. Baca artikel ini selengkapnya untuk mengetahui kisah sepenuhnya. Kalau boleh sebar-sebarkan kepada orang ramai ye. Thanks ~~~

marwa al sharbini

Sedih. Miris. Itulah yang saya rasakan ketika melihat tayangan pemakaman the King of Pop, Michael Jackson yang begitu gegap gempita di televisi-televisi kita sepanjang hari kemarin. Beberapa stasiun tv bahkan bela-belain menayangkan tayangan eksklusif langsung dari AS acara penghormatan terakhir bagi si Raja Musik Pop sampai pagi ! Dan entah berapa juta mata masyarakat Indonesia yang rela menahan kantuk demi menyaksikan acara itu.

Saya sedih, bukan karena kematian MJ yang dipuja jutaan orang di dunia. Tapi saya sedih, karena pada saat yang sama, berlangsung pemakaman seorang muslimah yang Insya Allah menjadi seorang syahidah karena mempertahankan jilbabnya. Marwa Al-Sharbini, seorang ibu satu anak yang sedang mengandung tiga bulan, wafat akibat ditikam sebanyak 18 kali oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia yang anti-Islam dan anti-Muslim. Tapi berita ini, sama sekali tidak saya temukan di televisi-televisi Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya Muslim, bahkan mungkin, tak banyak dari kita yang tahu akan peristiwa yang menimpa Marwa.

Ribuan orang di Mesir yang mengantar jenazah Marwa ke tempat peristirahatannya yang terakhir, memang tidak sebanyak orang yang menangisi kepergian Michael Jackson. Marwa hanya seorang ibu dan bukan superstar seperti MJ. Tapi kepergian Marwa adalah lambang jihad seorang muslim. Marwa mempertahankan harga dirinya sebagai seorang Muslimah yang mematuhi ajaran agamanya meski untuk itu ia kehilangan nyawanya.

Marwa ditikam di ruang sidang kota Dresden, Jerman saat akan memberikan kesaksian atas kasusnya. Ia mengadukan sorang pemuda Jerman bernama Alex W yang kerap menyebutnya “teroris” hanya karena ia mengenakan jilbab. Dalam suatu kesempatan, pemuda itu bahkan pernah menyerang Marwa dan berusaha melepas jilbab Muslimah asal Mesir itu. Di persidangan itulah, Alex kembali menyerang Marwa, kali ini ia menikam Marwa berkali-kali. Suami Marwa yang berusaha melindungi isterinya, malah terkena tembakan kaparat keamanan pengadilan yang berdalih tak sengaja menembak suami Marwa yang kini dalam kondisi kritis di rumah sakit Dresden.

marwa al sharbini

Peristiwa ini sepi dari pemberitaan di media massa Jerman dan mungkin dari pemberitaan media massa asing dunia karena yang menjadi korban adalah seorang muslimah yang dibunuh oleh orang Barat yang anti-Islam dan anti-Muslim. Situasinya mungkin akan berbeda jika yang menjadi korban adalah satu orang Jerman atau orang Barat yang dibunuh oleh seorang ektrimis Islam. Beritanya dipastikan akan gempar dan mendunia.

Itulah sebabnya, mengapa di tv-tv kita kemarin cuma dijejali dengan pemberitaan seputar pemakaman Michael Jackson yang mengharu biru itu. Tak ada berita pemakaman syahidah Marwa Al-Sharbini yang mendapat sebutan “Pahlwan Jilbab”. Tak ada protes dunia Islam atas kematiannya. Tak ada tangis kaum muslimin dunia untuknya. Tapi tak mengapa Marwa … karena engkau akan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisiNya. Seiring doa dari orang-orang yang mencintaimu. Selamat jalan saudariku, maafkan kami jika kurang peduli …